Monday, June 26, 2006

ILMU: Dahsyatnya Neraka

Dahsyatnya Neraka

Bismillahirrahmanirrahiim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wahai manusia yang durhaka dan senantiasa bergelimang dengan maksiat dan dosa, tidakkah kedahsyatan jahannam menggetarkan hatimu? Allah menyediakan bagi hamba-hamba-Nya yang ingkar lagi sombong. Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan 70.000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70.000 malaikat, saat itu orang-orang kafir dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat menebus semua itu dengan emas sebesar dunia.

Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika setetesnya jatuh ke bumi, niscaya hancurlah dunia dan seisinya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju ter yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung niscaya gunung tersebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai … kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam … Amiin.

LOKASI NERAKA

Jika surga terletak di langit ke tujuh, maka sebagian salaf berkata neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan Waliyullah Ad-Dahlawi.

PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM


A. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.

B. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59).

C. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS. Al-Furqan: 68).

D. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi: 51-52).

E. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.

F. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan).

G. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32).

H. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21).

PARA PENJAGA NERAKA

Allah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka, mereka adalah makhluk yang sangat keras dan kasar.

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA

A. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS. Ash-Shaffat: 62-68).

B. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6).

C. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37).

D. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25).

E. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.

F. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.

PINTU-PINTU NERAKA

Jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintu telah ditetapkan golongan yang akan memasukinya.

Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44).

Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut: “Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah, neraka Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”.

Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (QS. Al-Humazah: 8).

“Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (QS. Al-Balad: 20).

Ibnu Rajab berkata: “Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an: “Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.” (QS. Az-Zumar: 71).

GAUNG KEGERAMAN SUARA NERAKA

Orang-orang kafir dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan kegeraman dari jarak yang jauh.

Allah berfirman: “Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al-Furqan: 11).

Juga firman-Nya: “Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah.” (QS. Al-Mulk: 7).

Ka’ab pernah berkata kepada Umar bin Khaththab: “Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya. Tidak ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah, pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.”

KADAR HAWA DAN PANAS NERAKA

Rasulullah saw. bersabda: “Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam." (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar bin Khaththab: “Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya”.

Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, yaitu air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Lihat QS. Al-Waqi’ah: 41-44).

PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SURGA

Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada penduduk surga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka merengek sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan sedikit saja kepada mereka. Di antara penduduk surga ada yang merasa iba, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan manakan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Lihat QS. Al-A’raf: 44-50).

BAHAN BAKAR NERAKA

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (QS. At-Tahrim: 6).

Sebagian mufassir mengatakan bahwa batu tersebut adalah batu korek atau belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas sesembahan mereka, begitu pula para penyembahnya. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 98-99).

KONDISI PENGHUNI NERAKA

A. Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).
B. Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).
C. Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api.
D. Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka.

PAKAIAN DI NERAKA

A. Pakaian dari Qathiran yang terbuat dari tembaga yang dilebur. (QS. Ibrahim: 49-50).
B. Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41).

SUMUR DAN JURANG NERAKA

Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah:

“Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian, suara apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar neraka.”

LUAS JAHANNAM

Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.

BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA

A. Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan Muslim).
B. Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21).
C. Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).
D. Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. (QS. Yunus: 27).
E. Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar: 16).
F. Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api.
G. Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala).
H. Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.
I. Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).
J. Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).

JERITAN, RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA

Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta melolong seperti keledai yang meringkik keras, yang demikian itu karena saking pedihnya siksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud: 106 dan Fathir: 37).

Penduduk neraka akan menangis sampai air mata mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah, bukan air lagi!

Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka, mereka berjanji akan beramal shalih jika dikembalikan di dunia. Namun harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang sia-sia. Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77).

SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA?

Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong, orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), uang judi (seperti togel, siji, Asuransi dll) dan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan shaum (puasa), para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dll. Wallahu a’lam.

ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM

Dalam menjelaskan firman Allah: “Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.” (QS. An-Nahl: 88).

Ibnu Mas’ud berkata: “Yaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.”

Imam As-Sudi mengatakan bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka. Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’ sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian israiliyat. Wallahu a’lam.

Wallahu A’lam.

Thursday, June 22, 2006

ILMU: Anda Ingin Masuk Surga ???

Indahnya Surga

Bismillahirrahmanirrahiim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Wahai manusia, tidakkan kalian menginginkan keindahan surga yang disediakan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang Islam dan shalih? Yang belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati? Dapatkan kita bayangkan, tempat tinggal penghuni surga yang dibangun Allah dengan tangan-Nya sendiri berbentuk istana, yang bahan bangunannya adalah batu bata emas dan perak sebening kaca, buah-buahannya lebih lembut dari keju, lebih manis dari madu, sungai-sungai mengalirkan susu, madu, arak yang tak memabukkan, air jernih yang tidak berubah rasanya, keelokkan wajah penghuninya bagai bulan di malam purnama, kecantikan bidadarinya tak terbayangkan jelitanya, mulusnya, putihnya, kemontokkan payudaranya, dipingit di dalam kemah, belum pernah tersentuh oleh jin dan manusia, yang selalu tersenyum dan mengucapkan kalimat yang menyenangkan suami mereka, kendaraannya adalah unta dan kuda bersayap yang terbuat dari mutiara, begitu pula tanah dan debunya, makanan dan minumannya adalah hidangan istimewa yang tak terbayangkan kelezatannya, kasur dan permadaninya adalah kasur tebal dan sutra halus, gelas dan piringnya terbuat dari emas dan perak … ah sungguh sebuah janji yang tak pernah diingkari oleh Yang Maha Rahman. Apalagi jika Allah menyingkap tirai-Nya, dan terlihatlah wajah-Nya yang mulia, sebagai nikmat teragung bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

NAMA-NAMA SURGA

Surga memiliki nama-nama yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Di antaranya: Jannatul Firdaus yang merupakan tertinggi derajatnya, ia terletak di bawah Arsy Ar-Rahman. Kemudia Jannatun Na’im (yang penuh kenikmatan), Jannatu Adn, Darus Salam (negeri yang penuh keselamatan), Jannatu Ma’wa dan Darul Khuldi.

SUNGAI-SUNGAI DI SURGA

Sungai di surga adalah sesuatu yang pasti, ia terus mengalir dan tidak pernah berhenti, terletak di bawah ghuraf (mahligai), istana-istana dan taman-taman penghuni surga. Sungai-sungai tersebut berupa sungai madu, sungai khamer (arak) yang tidak memabukkan, sungai susu dan sungai air jernih yang tidak pernah berubah rasanya. Sungai-sungai surga memancar dari bagian atas surga, kemudian mengalir turun ke bawah menuju ke semua tingkatan-tingkatan surga sebagai tersebut dalam hadits shahih:

“… Sesungguhnya Firdaus itulah tempat terbaik dan tertinggi derajatnya. Di atas Firdaus terdapat Arsy Allah, dan dari situ mengalir sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari).

Mata air surga ada yang bernama salsabila, yang akan diberikan kepada orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah (muqarrabin), sedang para abrar (orang yang berbuat baik), maka Allah memberi mereka air yang diberi campuran kafur (air dingin) yang aromanya wangi) dan zanzabil/jahe (air hangat yang juga beraroma segar). (QS. Al-Insan: 5 dan 17).

MAHLIGAI DAN ISTANA SURGA

Mahligai dan istana surga terbuat dari emas dan mutiara terbaik yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya orang beriman disediakan di surga, istana dari satu mutiara yang berongga. Panjangnya adalah 60 mil. Di dalamnya terdapat pelayan-pelayan.”

YANG PERTAMA KALI MASUK SURGA

Yang pertama kali masuk surga adalah Rasulullah saw. dan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Kelompok pertama yang akan masuk surga tanpa hisab berjumlah 70.000 orang. Mereka saling bergandengan tangan hingga masuk surga semuanya. Wajah mereka seperti rembulan saat purnama. (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan bahwa mereka adalah orang yang tidak meruqyah dan tidak minta diruqyah, tidak melakukan tathayyur dan hanya bertawakkal kepada Rabb mereka.

Rasulullah saw. bersabda: “… adapun tiga orang yang pertama kali masuk surga adalah syahid, seorang hamba yang tidak disibukkan oleh dunia dan taat kepada Rabbnya dan orang fakir yang memiliki tanggungan namun ia menjaga diri dari meminta-minta.” (HR. Ahmad).

Orang-orang miskin akan masuk surga terlebih dahulu dari orang-orang kaya karena mereka tidak memiliki sesuatu untuk dihisab. Selisih waktu antara keduanya adalah 40 tahun. (HR. Muslim).

Ibnul Qayyim menyimpulkan bahwa tidak semua penduduk surga yang pertama kali masuk surga akan lebih tinggi kedudukkannya dari yang terakhir, boleh jadi yang terakhir kali mendapatkan derajat yang lebih agung, semisal orang kaya yang pandai bersyukur dan bertaqarrub kepada-Nya dengan berbagai kebajikan dan shadaqah. Ia lebih tinggi dari orang fakir, karena sang fakir tidak mampu berbuat sebagaimana yang diperbuat olehnya. (Hadiul Arwah, Ibnul Qayyim).

ANGIN DAN BAU SURGA

Bau aroma surga bisa dicium dari jarak 100 tahun.

Ibnu Qayyim berkata: “Aroma surga itu ada dua macam: Pertama, aroma yang bisa ditemui di surga yang dicium oleh para arwah dan tidak bisa dicium orang-orang lainnya. Kedua, aroma yang bisa diketahui dengan panca indera seperti halnya aroma bunga dan lain sebagainya. Aroma jenis kedua bisa dijangkau seluruh penghuni surga di akhirat kelak, baik dari tempat yang jauh atau tempat yang dekat. Adapun aroma surga di dunia, maka ia hanya bisa dicium oleh orang-orang yang dikehendaki Allah, seperti para nabi dan rasul. Aroma yang dicium Anas bin Nadhir saat berjihad sebelum ia syahid bisa dikategorikan pada aroma jenis ini. Wallahu a’lam.

HUBUNGAN INTIM DI SURGA

Dalam menafsirkan firman Allah yang berbunyi: “Sesungguhnya penghuni surga itu bersenang-senang dalam kesibukan.” (QS. Yaa Siin: 55).

Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Al-Auzai’i dan Muqatil berkata: Kesibukan mereka adalah memecah keperawanan istri-istrinya.”

Rasulullah saw. bersabda tentang hubungan jimak para penghuni surga: “Di surga, seorang mukmin diberi kekuatan sekian banyak menggauli wanita.” (HR. Tirmidzi, shahih).

Abu Umamah berkata: “Rasulullah saw. pernah ditanya: “Apakah penghuni surga melakukan hubungan suami istri?” Beliau saw. menjawab: “Penis yang tidak pernah lemas, syahwat yang tidak pernah padam dan jimak demi jimak.”

Sa’id bin Jubair pernah berkata: “Sesungguhnya nafsu syahwat (penduduk surga) mengalir dalam tubuhnya selama 70 tahun. Selama waktu itu ia merasakan kenikmatan yang tiada taranya dan tidak terkena kewajiban mandi jinabat. Mereka tidak merasakan loyo atau kekuatannya menurun. Justru hubungan seksual mereka mencapai kenikmatan dan kepuasan.” Wallahu a’lam bish shawab.

BANGUNAN SURGA

Bangunannya terbuat dari batu bata emas dan perak, adukkannya beraroma kesturi yang sangat harum, kerikilnya terbuat dari mutiara lu’lu dan yaquth dan tanahnya terbuat dari za’faran, seperti tepung putih yang beraroma kesturi. Di antara bentuk bangunannya adalah kubah-kubah indah yang terbuat dari mutiara. Rasulullah menjanjikan barangsiapa yang shalat sunnah 12 rakaat sehari semalam, maka Allah akan membangunkan sebuah rumah untuknya di surga .

DERAJAT DI SURGA

Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya di surga terdapat 100 tingkatan yang disediakan Allah bagi yang berjihad di jalan-Nya. Jarak antara satu tingkat dengan tingkatan yang lain seperti jarak antara langit dan bumi. Maka jika kalian minta kepada Allah, mintalah surga Firdaus …” (HR. Bukhari).

Tempat tertinggi di surga adalah al-wasilah yang terletak di surga tertinggi. Ia hanya dihuni oleh seseorang, yaitu Rasulullah saw.

BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN DI SURGA

Buah-buahan di surga banyak yang serupa dengan buah-buahan di dunia, dilihat dari bentuk dan namanya, bedanya bahwa di surga buah tersebut tidak layu, busuk, tua atau mengecil dan berkurang sebagaimana buah yang di dunia. Di antara nama buah yang disebut dalam Al-Qur’an adalah delima dan anggur (QS. Ar-Rahman: 68).

Ibnu Abbas berkata: “Apabila penghuni surga tertarik untuk memetik buah-buah surga, maka buah-buahan tersebut mendekat kepadanya hingga ia dapat mengambil mana yang ia sukai.”

Ia juga berkata: “Buah-buahan di surga seperti anggur, ia lebih putih dari susu, lebih manis dari madu, lebih lembut dari tepung dan di dalamnya tidak ada biji. Adapun tanaman di surga, setelah benihnya disebar, maka tumbuh dalam sekejap dan siap panen saat itu juga.” (HR. Bukhari).

KEADAAN PARA PENGHUNI SURGA

Para penghuni surga, mulus, tampan dan bercelak, mereka akan senantiasa muda dan pakaiannya tidak pernah lusuh. Golongan pertama yang masuk surga kelihatan seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah kencing dan berak. Mereka tidak beringus dan meludah. Sisir mereka terbuat dari emas dan bejananya terbuat dari misk. Dan perasapannya terbuat dari kemenyan.

Para penghuni surga kebanyakan adalah orang miskin dan lemah. Rasulullah saw. adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga. (HR. Muslim).

Di antara ciri penghuni surga adalah sebagaimana sabda Nabi saw.: “Maukah aku tunjukkan tentang penghuni surga? Ia adalah orang yang lemah dan merendahkan diri (tawadhu). Jika ia bersumpah atas nama Allah, pasti Allah memperkenankan sumpahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Yang terbanyak dari penghuni surga adalah umat Nabi Muhammad saw, Rasulullah menyebutkan bahwa penghuni surga berjumlah 120 shaf (barisan) dan ummat Muhammad berjumlah 80 shaf dari 120 shaf tadi (2/3 penduduk surga).

BIDADARI SURGA, PESONA DAN KECANTIKANNYA

Bidadari surga adalah makhluk berkelamin wanita yang diciptakan Allah untuk penghuni surga. Al-Qur’an dan Sunnah menggambarkan tentang keindahan dan kesempurnaan penciptaan mereka. Digambarkan bahwa mereka adalah bidadari yang cantik jelita, putih bersih, dipingit di dalam kemah, senantiasa menundukkan pandangan. Allah menyebut mereka dengan khairatun hisan (Bidadari yang baik dan cantik), mereka perawan, penuh cinta dan sebaya, payudaranya montok dan kulitnya mulus. Dalam hadits Bukhari disebutkan, kalau sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga lebih baik dari pada dunia dan isinya.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa bidadari tersebut diciptakan Allah dari za’faran surga. Maka Ibnu Qayyim berkomentar: “Jika penciptaan manusia yang tergolong makhluk yang paling sempurna diciptakan dari bahan baku berupa tanah, kemudian berubah menjadi sosok yang paling bagus. Maka bagaimana sosok yang diciptakan dari za’faran yang ada di surga?”

YANG TERAKHIR KALI MASUK SURGA

Hamba yang terakhir kali masuk surga adalah orang yang melintasi titian, terkadang jalan dan terkadang merangkak dan terkadang dilalap api hingga hangus. Allah memerintahkannya untuk masuk surga, namun ia melihat seakan surga telah penuh sesak. Allah berkata kepadanya bahwa ia akan diberi kenikmatan sepuluh kali dunia dan isinya, hingga ia merasa dipermainkan Allah. Namun Allah berfirman: “Itulah derajat penghuni surga yang paling rendah kelasnya.” (sebagaimana yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim).

PINTU-PINTUNYA

Di dalam surga terdapat delapan pintu, di antaranya adalah pintu Ar-Rayyan yang diperuntukkan bagi orang yang shaum. Seorang wanita yang rajin shalat lima waktu dan shaum, lalu meninggal sedangkan suaminya ridha, maka ia akan dipersilahkan untuk masuk surga dari pintu manapun yang ia sukai. Pintu surga senantiasa terbuka, orang yang shalat akan masuk pintu shalat, yang berjihad akan dipanggil dari pintu jihad dan yang bershadaqah akan masuk dari pintu shadaqah (HR. Bukhari Muslim). Luas dan lebar pintu surga seperti jarak pengendara tercepat selama tiga hari. Jarak antara satu pintu dengan pintu lainnya seperti antara Makkah dengan Bushra. (Muttafaq alaihi)

POHON, TAMAN DAN NAUNGAN DI SURGA

Di dalamnya terdapat pohon yang apabila seorang pengembara itu berjalan di bawah naungannya selama 100 tahun ia belum keluar dari naungannya, pohon-pohonnya kekal dan buahnya dekat lagi rendah menjuntai, sehingga mudah diambil. Seluruh pohon di surga batangnya terbuat dari emas (Shahihul Jami’ 5523). Ibnu Abbas berkata, “Di antara penghuni surga ada yang rindu kangen dengan hiburan di dunia. Lalu Allah mengutus angin dan menggerak-gerakkan pohon tersebut, kemudian pohon tersebut memberikan semua hiburan yang pernah ada di dunia”.

MAKANAN DAN MINUMAN DI SURGA

Penduduk surga akan dihidangkan makanan dan minuman lezat yang sangat mengundang selera, apapun yang mereka inginkan pasti mereka dapatkan. Rasulullah saw. bersabda, “Penghuni surga akan makan dan minum enak-enak. Mereka tidak mengeluarkan ingus dari hidungnya, tidak buang air besar dan tidak buang air kecil. Makanan mereka berubah menjadi serdawa yang beraroma kesturi.” (HR. Muslim). Hidangan bagi mereka yang pertama kali adalah daging hati ikan paus, kemudian disembelihkan baginya sapi yang makanan sehari-harinya adalah rumput surga. (HR Muslim). Adapun tempat makan dan minummereka berupa gelas dan piring yang terbuat dari emas dan perak. Allah berfirman, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala bening laksana kaca. Yaitu kaca-kaca yang terbuat dari erak yang telah diukir mereka dengan sebaik-baiknya”. (QS. Al-Insan: 15-16)

SERUAN DI SURGA

Di surga akan ada seorang penyeru yang berkata, “Sesungguhnya sekarang tibalah saatnya kalian sehat wal afiat dan tidak menderita sakit selama-lamanya. Sekarang tibalah saatnya bagi kalian bersenang-senang dan tidak sengsara selama-lamanya”. (HR Muslim).
Dalam hadits lain disebutkan: “Penghuni surga akan masuk surga dan penghuni neraka akan masuk neraka, kemudian penyeru berdiri di antara mereka dan berkata, wahai penghuni surga, sekarang tidak ada lagi kematian. Wahai penghuni neraka, sekarang tidak ada lagi kematian. Semuanya kekal abadi di tempat masing-masing”. (HR Al-Bukhari Muslim)

PEMANDANGAN LAIN DI SURGA

A. Para penghuni surga akan dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Lihat firman Allah pada surat Al-Kahfi 30-31. Kasur surga adalah kasur tebal lagi empuk. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Lihat QS Ar-Rahman 54 dan 76, al-Ghasyiyah: 13-16.

B. Kemah, ranjang dan sofa di surga. Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya bagi setiap orang mukmin di surga disiapkan kemah dari suatu mutiara lu’lu yang berongga. Tingginya enam puluh mil. Di dalamnya terdapat keluarganya dan orang beriman berjalan mengelilingi mereka. Sebagian mereka tidak bisa melihat sebagian yang lain.” (HR Bukhari Muslim). Allah ta’ala berfirman, mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (QS. Ath-Thur:20)

C. Pelayan di surga
Yang senantiasa sibuk melayani para penghuni surga adalah wildanun Mukhalladun. Mereka adalah anak orang-orang muslim yang meninggal sewaktu kecil. Allah ta’ala berfirman, “Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir”. (QS. Al-Waqi’ah: 17-18)

D. kendaraan mereka adalah kuda dan unta bersayap yang terbuat dari
Mutiara yaquth.

PASAR DI SURGA

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya di surga terdapat pasar yang didatangi penghuni surga setiap hari jum’at. Angin utara berhembus dan menerpa wajah dan pakaian mereka hingga membuat mereka semakin tampan dan menarik. Dalam keadaan seperti itu, mereka pulang menemui istrinya masing-masing. Istri-istri mereka berkata, “Demi Allah, Anda kok semakin tampan dan ganteng saja. Mereka menjawab, “Kalian juga semakin cantik dan ayu”. (HR. Muslim)

Wallahu A’lam.

Friday, June 16, 2006

SYAIR: Sejahteralah engkau wahai Quds

Sejahteralah engkau wahai Quds

Sejahteralah engkau wahai Quds, sungguh untuk pengorbanan
Kami mempunyai kekuatan, jika dunia mengerahkan kekuatan
Selamanya, kami tak kan menyerah, selamanya
Aku berharap bersama hari ini ada hari esok

Bersatu hatiku dan tekadku untuk berjihad
Aku tak kan melenceng, tak kan jemu, tak kan melunak

Untukmu, wahai Quds kesejahteraan, wahai negeriku
Jika penjahat menembakkan anak peluru
Aku menjaganya dengan hatiku (Aku akan menahannya dengan dadaku)
Sejahteralah engkau sepanjang masa

Muslim aku, jemariku adalah yang membangun
Masjidil Aqsha yang telah engkau tentukan
Berdirinya sakhrah di tengah-tengah kami
Sepanjang masa, tempat aku berdiri

Untuk perjuangan dan jihad membela negeri
Aku tidak akan melenceng, tidak akan jemu, tidak akan melunak

Untukmu, wahai Quds kesejahteraan, wahai negeriku
Jika penjahat menembakkan anak peluru
Aku menjaganya dengan hatiku (Aku akan menahannya dengan dadaku)
Sejahteralah engkau sepanjang masa

Demi kemuliaan, wahai putera-puteri Quds, Demi kemuliaan
Dengan Qudsku jayakanlah masa depan
Tebusan untuk Quds bukan untuk dunia
Aku posisikan Islam hanya untuk Allah

Di samping kiri adalah jantung hatinya
Dan negeriku berada di samping kanannya

Untukmu, wahai Quds kesejahteraan, wahai negeriku
Jika penjahat menembakkan anak peluru
Aku menjaganya dengan hatiku (Aku akan menahannya dengan dadaku)
Sejahteralah engkau sepanjang masa

Thursday, May 25, 2006

SYAIR: Hai Kaumku, kapankah kita akan bangun …

Hai Kaumku, kapankah kita akan bangun …

Hai kaumku, kapankah kita akan bangun …
Sementara ayah dan ibu kita telah dibunuh …
Saudara laki-laki kita disembelih …
Saudara perempuan kita dinodai kehormatannya …

Hai kaumku, sampai kapan kita terus tidur …
Pasukan syetan telah membakar rumah kita …
Ladang dan sawah kita hancur sebelum dituai …
Hewan ternak kita mati bergelimpangan ...

Hai kaumku, janganlah kita takut kepada mereka …
Balaslah serangan mereka dengan kekuatan kita …
Mereka manusia juga sama seperti kita …
Mereka ketakutan bila mendengar suara takbir kita …

Hai kaumku, inilah pedang titipan Rasulullah …
Untuk menebas batang leher mereka …
Inilah panah titipan Sa’ad bin Abi Waqqas …
Untuk memanah kepala-kepala mereka …

Hai kaumku, janganlah kita bersikap lemah …
Dan janganlah kita bersedih hati …
Padahal kitalah orang-orang yang paling tinggi …
Jika kita orang-orang yang beriman …

Hai kaumku, janganlah kita berbantah-bantahan …
Yang menyebabkan kita menjadi gentar …
Dan hilang kekuatan kita untuk melawan mereka …
Hingga kita pun mudah dihancurkan oleh mereka …

Hai kaumku, selagi kita berjual beli dengan inah riba …
Dan lebih memilih buntut sapi daripada pergi berjihad …
Niscaya Allah akan menimpakan kehinaan kepada kita …
Dan tidak pernah lepas dari kita sampai kita kembali kepada agama Allah …

Hai kaumku, marilah kita berangkat bersama…
Baik dalam keadaan merasa ringan ataupun berat …
Dan berjihadlah dengan harta dan diri kita di jalan Allah…
Dan itu lebih baik bagi kita jika kita mengetahui …

Hai kaumku, mereka menunggu dari kita dari dua kebaikan …
Yaitu kita hidup sebagai orang yang mulia …
Atau kita mati sebagai syuhada di jalan Allah …
Bukankah itu adalah sebuah cara yang luar biasa …

Hai kaumku, Allah akan teguhkan kedudukan kita di muka bumi…
Karena kita selalu mendirikan shalat, tunaikan zakat …
Kita menyuruh berbuat makruf dan mencegah kemungkaran …
Kepada Allahlah kembali segala urusan …

Hai kaumku, janganlah kita berduka cita …
Sesungguhnya Allah bersama kita …
Karena kita orang-orang yang beriman …
Cukuplah Allah menjadi Penolong kita …

Hai kaumku, marilah kita bertakwa kepada Allah …
Dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya …
Dan janganlah sekali-kali kita mati …
Melainkan dalam keadaan beragama Islam …

Hai kaumku, sesungguhnya tonggak kekuatan agama kita …
Adalah Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk ke jalan kebenaran …
Dan pedang (jihad) sebagai jalan meraih kemenangan …
Cukup hanya Allahlah yang menjadi pemberi petunjuk dan kemenangan bagi kita …

Hai kaumku, kita sang kesatria yang pemberani …
Ketika kita berhadapan dengan pasukan mereka …
Kita berikan hukuman kepada para tokoh-tokoh mereka …
Dan membuat mereka menjadi ketakutan …

Hai kaumku, kitalah orang-orang yang apabila diseru untuk shalat …
Di saat kita dalam keadaan bertempur …
Segera kita hadapkan wajah kita ke arah Hijaz dan bertakbir …
Dan ketika Jibril mendengar takbir kita, ia pun ikut bertakbir …

Hai kaumku, masihkah kita tidur sementara kita berakidah …
Bisakah kita terbangun dari tidur kita wahai kaumku …
Fajar yang indah menghampiri kita untuk memulai kehidupan hari ini …
Sementara malam sudah berlari bersama setan yang ketakutan …

Hai kaumku, Allah Pelindung kita yang beriman …
Dia mengeluarkan kita dari kegelapan kepada cahaya …
Dan orang-orang kafir, pelindung mereka ialah setan …
Yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan …

Sunday, May 21, 2006

SYAIR: "MUJAHIDAH DARI BUMI JIHAD.."

"MUJAHIDAH DARI BUMI JIHAD.."
Puisi seorang Akhwat yang tidak mau disebut namanya

Aku Wanita Mujahidah Sejati...
Yang tercipta dari tulang rusuk lelaki yang berjihad..
Bilakah khan datang seorang peminang menghampiriku mengajak tuk berjihad..
Kelak ku akan pergi mendampinginya di bumi Jihad..
Aku selalu siap dengan semua syarat yang diajukannya..
cinta Allah, Rasul dan Jihad Fisabilillah
Aku rela berkelana mengembara dengannya lindungi Dienullah
Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi Allah

Tak mungkin ku pilih dirimu..
bila dunia lebih kau damba..
Terlupa kampung halaman, sanak saudara bahkan harta yang terpendam..
Hidup terasing apa adanya..
asalkan di akhirat bahagia..
Bila aku setuju dan kaupun tidak meragukanku..
Bulat tekadku untuk menemanimu..

Aku Wanita mujahidah pilihan..
Yang mengalir di nadiku darah lelaki yang berjihad..
Bilakah khan datang menghampiriku seorang peminang yang penuh ketawadhu`an..
Kelak bersamanya kuarungi bahtera lautan jihad..
Andai tak siap bisa kau pilih..
Agar kelak batin, jiwa dan ragamu tak terusik,
terbebani dengan segala kemanjaanku, kegundahanku, kegelisahanku..
terlebih keluh kesahku..
Sebab meninggalkan dakwah karena lebih mencintaimu..
dan menanggalkan pakaian taqwaku karena laranganmu...

Tak mungkin aku memilihmu...
bila yang fana lebih kau cinta..
Lupa akan kemilau dunia dan remangnya lampu kota..
lezatnya makanan dan lajunya makar durjana..
Meniti jalan panjang di medan jihad..
Yang ada hanya darah dan airmata tertumpah..
serta debu yang beterbangan,keringat luka dan kesyahidan pun terulang..
Jika masih ada ragu tertancap dihatimu..
Teguhkan `azzam`ku tuk lupa akan dirimu..

Aku wanita dari bumi Jihad..
Dengan sekeranjang semangat berangkat ke padang jihad...
Persiapkan bekal diri menanti pendamping hati, pelepas lelah serta kejenuhan..
tepiskan semua mimpi yang tak berarti...
Adakah yang siap mendamaikan Hati ??????
Karena tak mungkin kulanjutkan perjalanan ini sendiri..
tanpa peneguh langkah kaki.. pendamping perjuangan..
Yang melepasku dengan selaksa do`a..
meraih syahid.. tujuan utama..
Robbi.. terdengar panggilanMu tuk meniti jalan ridhoMu..
Kuharapkan penolong dari hambaMu... menemani perjalanan ini..

Saturday, May 20, 2006

SYAIR: PERJUANGANKU

PERJUANGANKU

Neraka Amerika dan sekutunya terbentang di bumi …
Tentara Kafir dipencundangi di mana-mana …
Dan singa-singa Akidah masih teguh …
Memberi pelajaran bagi musuhnya …

Mendulang kematian pada musuhnya …
Dan terus mengejar kepala-kepala kekufuran …
Dan setiap mujahid yang jujur pada Allah …
Pastikan menang dan jaya …

Aku muslim tidak takut pada tentara musuh …
Walaupun mereka telah siap menyerang …
Akan kubakar mereka dengan apiku …
Karena perjuanganku tidak mengenal batas …

Kan kujadikan pagi mereka sehitam malam …
Yang gelap dan berpetir …

Kan kami kobarkan perang melawan mereka …
Dan kami kan terus maju menghalangi mereka …
Kan kami kembalikan hak yang terampas …
Dengan seluruh kekuatan kan kami halangi mereka …

Dengan senjata Al-Haq yang tajam ini …
Kan kami bebaskan bumi Islam …
Tuk kembalikan kesucian negeri Islam …
Setelah hina di bawah penjajahan yang menjijikkan …

Thursday, May 18, 2006

RENUNGAN: Ada Apa Dengan Cinta?

Ada Apa Dengan Cinta?

"La yu'minu ahadukum hatta yuhibbu li akhihi ma yuhibbu li nafsihi". "Tiada beriman seseorang diantara kamu hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya."

Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim ini adalah antara hadits-hadits pendek tetapi banyak memberikan kesan kepada kehidupan manusia seluruhnya seandainya ia dihayati sepenuhnya.

Cinta itu adalah kasih-sayang. Cinta itu merupakan elemen motivasi yang paling kuat dalam hidup manusia. Orang yang hidup tanpa wujudnya perasaan cinta di dalam dirinya kehidupannya adalah kosong dan sia-sia.

Kalau kita ini pembaca komik-komik kungfu Cina, kita akan dapati seorang hero itu akan melakukan apa saja demi menyelamatkan kekasihnya dan orang-orang yang dicintainya. Dengan semangat cinta itu juga dia berhasil mencapai kedudukan tertinggi dalam ilmu persilatan yang dipelajarinya.

Kerana cinta jugalah, kita mendengar kata-kata, "Lautan api sanggup ku renangi demi untuk membuktikan cintaku padamu." atau kata-kata, "Ambillah kapak dan belahlah dadaku ini." Orang yang tidak bercinta tidak akan sanggup mengeluarkan kata-kata yang membunuh diri seperti ini.

Seseorang itu adalah menipu sekiranya mengatakan dirinya tidak memerlukan cinta. Kerana cinta itu satu perasaan luhur anugerah Allah swt. kepada semua hamba-hambaNya. Orang yang bercinta merasakan hidupnya berwarna-warni dan senantiasa merasakan keindahan karena dilamun perasaan cinta.

Maka alangkah ruginya seandainya dalam diri kita ini tiada pernah merasakan apa yang dinamakan perasaan cinta dan kasih sayang.

Cintanya Nabi saw kepada umatnya tidak pernah padam. Hatta sehingga saat sakaratulmaut pun, Nabi saw masih mengingati umatnya. Nabi begitu kasihkan kita sebagai umatnya sehingga umat akhir zaman ini dimohon diberikan berbagai nikmat dan rahmat.

Umat terdahulu seperti kaum 'Aad telah dimusnahkan akibat keengganan mereka tunduk kepada ajaran Nabi Hud a.s, kaum Sodom pun telah dibalikkan bumi mereka karena mereka ingkar kepada ajaran Nabi Luth a.s, kaum Nabi Nuh pun telah ditenggelamkan karena mereka menolak ajaran Nabi Nuh.

Namun, disebabkan doa Rasulullah saw, umat akhir zaman ini diberi peluang untuk bertobat sehingga hari Akhirat, malah di dalam bulan Ramadhan, dikaruniakan pula satu malam yang mana ianya lebih baik daripada seribu bulan. Umat akhir zaman ini masih belum dimusnahkan walaupun sudah seribu satu maksiat merajalela di muka bumi ini.

Cinta para sahabat kepada Rasulullah saw. tiada taranya. Kisah perang Uhud membuktikan tujuh sahabat Nabi termasuk seorang wanita, sanggup mengorbankan nyawanya dengan membentuk perisai bagi melindungi nyawa Rasulullah saw.

Cinta Sahabat Abu Bakar ra. kepada Rasulullah saw. pula, sanggup membiarkan ular mematuk kakinya ketika sama-sama bersembunyi di gua Tsur. Cinta Sahabat Umar ra. terhadap Rasullah saw, sampai beliau tidak dapat menerima kenyataan pada awalnya ketika wafatnya Nabi saw, cintanya Sahabat Utsman ra. kepada Nabi saw. sehingga beliau sanggup membelanjakan keseluruhan kekayaannya demi perjuangan Islam. Cintanya Sahabat Ali ra, beliau sanggup menggantikan tempat tidur Nabi saw. dalam peristiwa hijrah walaupun itu adalah pilihan untuk mati.

Muadzin Rasulullah, Bylal bin Rabah terus jatuh sakit dan akhirnya menyusuli kewafatan Nabi saw apabila beliau diberitahu yang Nabi saw. telah tiada lagi di muka bumi. Ini semua adalah sebagian kisah cinta generasi sahabat kepada Nabi saw.

Cinta generasi sahabat sesama mereka, juga dinukilkan dalam peristiwa Hijrah. Tanyalah diri kita pada hari ini, siapakah di antara kita yang sanggup menceraikan salah satu dari isteri-isterinya untuk diberikan kepada sahabat yang dicintainya? Tanyalah kepada diri kita, siapakah yang sanggup membagikan hartanya jadi 2 demi untuk sahabat yang dicintainya?

Sedangkan cinta golongan Muhajirin dan Anshar itu, golongan Anshar sanggup menceraikan satu isteri-isteri mereka untuk menjadi pasangan saudaranya dari golongan Muhajirin. Golongan Anshar sanggup membagi 2 harta kekayaan mereka demi cinta mereka kepada golongan Muhajirin.

Adakah cinta kita sudah menyamai cinta mereka? Berapa banyak di antara kita yang menginfakkkan barang-barang yang paling disukai untuk diberikan kepada pelarian-pelarian perang yang seagama dengan kita? Adakah baju dan pakaian yang kita infakkan itu pakaian yang buruk dan lusuh ataupun masih cantik dan masih disukai oleh kita sendiri?

Berapa banyakkah yang sanggup memberikan infak sehingga kita sendiri tidak dapat makan untuk sehari? Sedangkan itulah yang dilakukan oleh Nabi dan para sahabat, menginfakkkan semua rezeki yang mereka dapat pada hari itu kepada golongan yang lebih memerlukan.

Cinta itu suci. Tetapi ia menjadi kotor bila kita sempitkan cinta itu hanya untuk cinta lelaki dan perempuan. Cinta lelaki dan perempuan itu suci jika telah disambung dengan ikatan pernikahan.

Sedangkan cinta itu luas. Cinta kita kepada Allah Yang Maha Pencipta, cinta kepada Rasul, cinta kita kepada ibu bapak dan cinta kita kepada saudara-saudara Islam yang lainnya.

Umat Islam hari ini telah kehilangan cinta dan rasa cinta. Umat Islam hari ini hanya mengenal cinta yang dicorakkan oleh musuh-musuh Islam yaitu cinta pacaran, yaitu cinta Valentine. Cinta yang dibaluti oleh nafsu yang melenakan.

Umat Islam yang cintakan saudaranya tidak akan membiarkan negerinya ditempati pangkalan-pangkalan tentara kafir untuk menyerang saudaranya.

Umat Islam yang cintakan saudaranya tidak akan menggunakan undang-undang yang dzalim untuk menindas saudaranya itu.

Umat Islam yang cintakan saudaranya akan bangkit menyahut seruan Jihad bila saatnya telah tiba.

Tidak menyahut seruan Jihad berarti kita tidak cinta kepada Islam. Menghalang seruan Jihad menunjukkan kita sudah hilang perasaan cinta itu dalam diri kita. Takut-takut untuk membantu gerakan Jihad menunjukkan kita masih lemah imannya.

Ini semua menunjukkan cinta kita adalah cinta kepada dunia dan takut kepada mati. Tidak pernah memohon untuk mati syahid, berarti kita lebih mencintai neraka dari syurga.

Love is a verb. Maka buktikanlah cinta kita melalui perbuatan. Islam tidak akan tegak jika perbuatan kita masih tidak berlandaskan syariat Islam.

Islam akan terus tertindas jika kita masih belum memboikot produk kapitalis-kapitalis Yahudi dan Nashrani beserta sekutunya.

Islam akan terus didzalimi, jika kita masih belum mau bergerak dalam gerakan Islam, menyokong dan membantu Islam.

Islam akan terus diperintah, jika ayat-ayat Al-Quran itu hanya tercetak indah di mushaf-mushaf dan tersusun di rak-rak.

Islam akan makin dipermainkan, jika kita masih menyakini kata-kata intelektual kuffar daripada nasehat para ulama pewaris nabi.

Islam akan terus berpecah-belah, jika kita masih diselebungi semangat kebangsaan tidak bertempat yang akhirnya menutup usaha menegakkan Khilafah Islamiyah yang satu.

Maka didiklah diri kita ini untuk mencintai Islam sepenuh hati karena hati yang cinta kepada Islam saja yang akan terus hidup dan bersemangat untuk memastikan Negara Islam akan ditegakkan kembali.

Wallahu'alam.